Skip to main content

Taqwa Itu Taat Pada Syariat, Terus Berdakwah Menyadarkan dan Membangkitkan Umat dan Jangan Pernah Mengkhianati Islam

*Taqwa Itu Taat Pada Syariat, Terus Berdakwah Menyadarkan dan Membangkitkan Umat dan Jangan Pernah Mengkhianati Islam*

_*Bismillahirrohmaanirrohiim*_

Ayyuhal ikhwa, rohiman warohima humulloh, sungguh syariat Islam adalah Rahmat Alloh Subhanallohu Wa Ta'ala untuk Kita ! Alloh berfirman,
*وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ*
_“Wahai Muhammad, Kami utus kamu hanyalah untuk menjadi rahmat bagi seluruh umat manusia.”_ QS. Al Anbiya 21: 107.
Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirul Qur’anil ‘adhim berkata, _"Allah ta’ala mengkhabarkan bahwa Dia telah menjadikan Muhammad Saw sebagai rahmat bagi semesta alam. Yaitu, Dia mengutusnya sebagai rahmat bagi kalian semua. Barangsiapa yg menerima dan mensyukuri nikmat ini, niscaya dia akan berbahagia di dunia dan di akhirat. Sedangkan barangsiapa yg menolak dan menentangnya, niscaya dia akan merugi dunia dan akhirat."_

Ayyuhal ikhwa rohiman warohima humulloh, Alloh Subhanallohu Wa Ta'ala *memuliakan kita dengan Islam !* Abu Ubaidah menasihati ‘Umar ra,  _"Wahai Amir al-Mu’minin, Anda akan bertemu dengan para pemuka masyarakat, sementara apa yg tampak (pada penampilan Anda) kurang bagus"_. Amir al-Mu’minin, Umar bin Khatthab, balik menasihati Abu Ubaidah al-Jarrah, _*"Alloh telah memuliakan kamu dengan Islam, maka kalau kamu mencari kemuliaan pada yg lain, pasti Dia akan menghinakan kamu".*_ Imam Ibn al-Jauzi.

Oleh karena itu, ayyuhal mukminun, pastikan seluruh amal kita *amal yg ikhlas dan sesuai dengan syariat !*. Ibnu al-Qoyyim al-Jauziyah pernah menasihati, *_Amal yg tidak ikhlas, dan tidak mengikuti tuntunan (Nabi SAW), bagaikan seorang musafir yg bepergian, kantongnya penuh dengan kerikil, memberatkan dirinya, tetapi tidak memberikan manfaat apapun kepadanya.'_*
Marilah, kita terus *mendakwahkan KEBENARAN SEJATI, yang utuh, yaitu Islam Kaffah*, dan jangan pernah berhenti!.
_“Sesungguhnya kalimat dakwah adalah kalimat terbaik yg diucapkan di bumi ini, ia naik ke langit di depan kalimat-kalimat baik lainnya. Akan tetapi ia harus disertai dengan amal shalih yg membenarkannya, dan disertai penyerahan diri kepada Allah sehingga tidak ada penonjolan diri di dalamnya. Dengan demikian jadilah dakwah ini murni untuk Allah, tidak ada kepentingan bagi seorang da’i kecuali menyampaikan.  Setelah itu tidak pantas kalimat seorang da’i kita sikapi dengan berpaling, adab yg buruk, atau pengingkaran. Karena seorang da’i datang dan maju membawa kebaikan, sehingga ia berada dalam kedudukan yg amat tinggi…”_ Sayyid Qutub, Fi Zhilal Al-Quran.
Ayyuhal muttaqin rohiman warohima humulloh, Alloh Tabaroka wa Ta'ala kepada kelima Rosul, _'Ulul 'azmi'_ yaitu semenjak : Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad Shalallohu Alaihi Wassalam, *mensyariatkan kepada seluruh manusia untuk menjalani Islam yang diwahyukan oleh Alloh  Tabaroka wa Ta'ala, agar beribadah kepada Alloh Mahaesa Yang tidak ada sekutu baginya.* Kelima rosul ini, semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada mereka,  diwasiatkan agar *jangan berpecah belah dalam beragama* yang diperintahkan yaitu Islam, meskipun orang-orang musyriq itu amat sangatlah berkeberatan!. Kecuali atas kesungguhan (ke-istiqomah-an) hambanya hingga Alloh berkenan memberikan taufik dan hidayah atas ketaatannya itu. Alloh berfirman,
*شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّىٰ بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَىٰ ۖ أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ ۚ كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ ۚ اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ*
_*"Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya)."*_ QS Asy-Syuura' : 13.
Ayyuhal ikhwa, itulah
Taqwa yang taat pada syariat, dengan terus berdakwah menyadarkan dan membangkitkan umat dan tidak pernah atau jangan sampai mengkhianati Islam. Buya Hamka menegaskan, bahwa
_"Orang-orang yg turut menyebarkan paham yg mengakibatkan kendornya ghirah, rasa jihad menegakkan cita Islam dalam masyarakat bukan saja menjadi pelopor membawa ke jalan kekafiran, bahkan itulah pengkhianat-pengkhianat yg membawa-bawa nama Islam untuk menghancurkan kekuatan Islam."_
Dan sekali lagi ayyuhal muttaqin,
*Taqwa itu memang harus hidup sesuai aturan Al-Qur'an*. Bila tidak, maka para musyriqin, penentang ajaran Islam itu akan dengan leluasa mempengaruhi umat Islam bercerai-berai. Para penjajah, musyrikin itu bekerja sama dengan munafikin yang terpedaya cinta dunia itu selalu tidak rela bila umat islam itu taat syariat, yaitu mengikuti Al-Qur'an dan As-Sunnah.  Sampai2 diantara mereka yang memusuhi Islam menyatakan, _'Selama AlQur'an ini berkuasa di tengah-tengah kaum Muslimin dan mereka hidup di bawah naungan ajaran-ajarannya yg sangat istimewa,  maka kaum Muslimin tidak akan tunduk kepada kita,  kecuali kita pisahkan mereka dari AlQur'an.'_ Napoleon Bonaparte.
Dan bagi para muttaqin, *jangan sampai mendapat ancaman keras bagi Penolak Syariah !* Sebagaimana firman Alloh,
*إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَىٰ. وَإِنَّ لَنَا لَلْآخِرَةَ وَالْأُولَىٰ. فَأَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ. لَا يَصْلَاهَا إِلَّا الْأَشْقَى. الَّذِي كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ*

_Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk dan sesungguhnya kepunyaan Kami pula akhirat dan dunia. Maka dari itu, *Kami memperingatkan kalian dengan neraka yg menyala-nyala; tidak masuk ke dalam neraka itu kecuali orang yg paling celaka, yg mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman)*._ QS. al-Lail: 12-16.
Maha Benar Alloh Yang Maha Agung Dengan Segala Firman-Nya.

Astaghfirullohal azhim
Allohumma sholi'ala muhammad

Ya Alloh, mudahkanlah hidayah dari Mu, dengan memahami Al-Qur 'an lalu mengamalkannya
Ya Alloh, kuatkanlah iman dan semangat kami dalam memperjuangkan Islam, pedoman bagi seluruh umat, dan izinkan Al-Qur'an menjadi pegangan umat di dunia,
Ya Alloh satukanlah ukhuwah islam dengan ketaqwaan umat islam secara kolektif
Ya Alloh, selamatkanlah dan bahagiaan umat muslimin di dunia dan akhirat
Aamiin.

*Sendang Indah, Semarang, Sabtu, 9 Juli 2018*

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini