Skip to main content

SEMPAT DIKUCILKAN GARA-GARA TINGGI BADAN, DIA SUKSES JADI MODEL DUNIA


Sumber: Nextshark / Kompas
Seorang Model dari Taiwan, I-Hua Wu, resmi dinobatkan sebagai Model dan duta global untuk mewakili label kosmetik ternama, Maybelline.
Otomatis, Wu sejajar dengan Model Maybelline lainnya yang telah mendunia, yakni Adriana Lima, Christy Turlington, Jourdan Dunn, dan Gigi Hadid.
Kesuksesan Wu ini bukan keberhasilan yang datang dalam satu malam. Pasalnya, Model yang memiliki tinggi lebih kurang 175 sentimeter, sempat dihina dan dijadikan lelucon oleh teman-temannya karena tubuhnya yang terlalu tinggi untuk ukuran wanita Asia.
“Aku tidak pernah terpikir menjadi Model. Semenjak aku kecil, aku selalu dicela karena tubuhku terlalu tinggi. Aku tidak punya banyak teman, aku dikucilkan,” jelas Wu.
Kemudian, Wu mengatakan bahwa sepanjang waktu di sekolah menengah pertama, dia menangis setiap hari.
Namun, semua itu berubah ketika sang ibu memberikan ide untuk menjajal sebagai Model.

“Ibuku membaca sebuah perusahaan Model sedang mengadakan kompetisi yang disponsori oleh agency. Ibuku mendaftarkanku,” imbuhnya.
“Ibuku tidak berniat aku merintis karier sebagai Model, tetapi dia ingin aku melihat wanita-wanita lainnya yang bertubuh tinggi sehingga aku tidak lagi merasa sedih dan minder,” kenangnya.
Selanjutnya, Wu mengatakan bahwa dirinya berhasil masuk tiga besar dan pergi ke China untuk tahap final.
“Aku berhasil menang jadi runner-up ke-dua,” sebutnya.

Kemudian, Wu dan keluarga pun memutuskan untuk pindah ke Taipei untuk mengembangkan potensinya sebagai Model.
Namun, apa yang terjadi? Ternyata, dirinya kembali dibully dan mendapatkan hinaan.
“Datang dari Taiwan ke Taipei, sejumlah orang di agensiku membuatku merasa lebih buruk. Mereka menghina busanaku jelek. Orang-orang mengolok-oloku tubuhku. Aku merasa lelah. Aku mulai merendahkan lenganku agar terlihat lebih pendek. Aku tidak mau mengenakan sepatu tumit tinggi, aku benci tubuhku yang tinggi,” urainya.
“Lalu, seorang penata rias mengatakan ke depan mukaku bahwa aku harus belajar berbusana dan berubah. Aku pulang dan menangis,” katanya.
Seiring waktu, Wu pun mulai belajar untuk tidak mendengarkan hal-hal negatif yang dapat membuat dirinya tidak berharga. Dia terus mengikuti sejumlah audisi dan menjalankan berbagai pemotretan serta peragaan busana.
Perjuangan Wu pun membuahkan hasil yang manis. Dia mulai bekerja untuk sejumlah label dan perancang busana ternama sehingga membuat namanya terus terdongkrak populer.

Semua hinaan dan celaan yang dia alami saat tumbuh dewasa, tidak membuatnya menjadi sarkastik. Berkat dukungan orangtua, Wu pun jadi lebih menghargai perbedaan dan keunikan penampilan setiap wanita dan pria di dunia.
Sekarang, Wu bisa berbangga hati. Pasalnya, tubuhnya yang tinggi dan kecantikan yang mewakili wanita Asia, membuatnya terpilih sebagai Model Asia pertama untuk label Maybelline.
“Tidak peduli Anda memiliki mata besar, putih, hitam, atau coklat, orang lain tidak akan peduli. Kecantikan hadir berbeda. Selama kamu percaya kamu cantik, maka kamu akan cantik selamanya,”pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini