Skip to main content

LAGI HEBOH,!!! Gara Gara Muka Editan, Berantem Saat Ketemuan.

Perawatan tubuh yang dilakukan oleh seorang pria di Bandung ini sungguh sia-sia.  Ia ikhlas memakai uang hingga puluhan juta rupiah untuk bertemu dengan wanita pujaan hati yang dikenalnya lewat dunia maya.

 
Namun, alangkah terkejutnya pria itu saat menyaksikan rupa asli sang wanita pujaan hati. Lantaran begitu kecewanya, ia sampai tega memukuli rekan kencannya itu. Gara Gara Muka Editan mereka berantem saat Copy Darat
 
Di ambil dari Viral, Minggu 8 Oktober 2015, pria itu nyatanya kaget, karena saat bertemu pertama kalinya dan menyaksikan muka sang wanita pujaannya itu ternyata tidak cocok dengan foto yang ada di sosial media tempat keduanya chatting.
LAGI HEBOH,!!! Gara Gara Muka Editan, Berantem Waktu Ketemuan.
 
 

 
Nl iap melansir, keduanya berteman melalui jejaring sosial WeChat sejak mulai sebulan lalu. Sang pria bernama Sandi datang dari Jakarta,sementara sang wanita rekan kencannya bernama Zevina, berasal dari Bandung.

 
Mengagumi akan kecantikan muka Zevina yang memiliki mata bulat dan kulit yang putih, Sandy memutuskan untuk menjumpai Zevina. Ia memakai jutaan rupiah untuk terbang ke Bandung dan tinggal di Hotel, sebelum akhirnya dikecewakan dengan muka Zevina yang tidak cocok dengan harapan.
 
Merasa kesal dan tertipu dengan Zevina yang nyatanya mempunyai tubuh gemuk dan berjerawat, Sandy juga memulai pertikaian dan memukul Zevina.
 
" Bagaimana bisa ada perbedaan sejauh itu? Itu bukan kau kan? " ucap Zandy emosional.
 
" Itu saya. Itu foto yang telah diedit dan saya gunakan riasan Sekarang ini wajahku tidak ada riasan," kata Zevina berikan penjelasan.
 
Mereka berdua lalu berkelahi di depan warga yang melintas. Sandy lalu memukuli Zevina. Ia akhirnya juga ditangkap.
 
" Mulai sekarang ini, saya tidak ingin lagi meyakini dengan cerita asmara melalui dunia maya! " papar Sandy waktu di check di kantor polisi.
 
Benar2 berita yang menggelikan, gara gara muka di edit sedemikian rupa.
 
Semoga bermanfaat dan kita bisa mengambil pelajaran, jangan lupa bagikan info ini ya......

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini