Skip to main content

Warga Kalimantan Dihebohkan Penemuan ‘Babi Ngepet’

 Warga Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan dihebohkan kabar penemuan ‘babi’ ngepet oleh warga setempat.

Kabar ini dikuatkan dengan adanya foto seekor babi putih tapi tidak mirip dengan babi, malah lebih mirip dengan anjing.

Seorang warga Keluar bernama Sri mengakui bahwa foto itu dikirimkan oleh kakak iparnya kepadanya, dan Sri langsung menjadikan foto ini menjadi Display Picture di BlackBerry Messenger-nya.

Tidak hanya menjadikan foto ini menjadi DP BBM nya, tetapi Sri juga langsung mengganti statusnya dengan “Babi Ngepet yang ditemukan di Kecamatan Kelua”.
“Iya kakak ipar saya yang mengirim katanya ‘babi ngepet’ ditemukan di Kalua. Makanya saya pasang jadi DP,” ujar perempuan berjilbab ini malam tadi.

Sri menambahkan, bahwa kakak iparnya mengatakan bahwa Babi Ngepet itu pertama kali ditemukan oleh warga di Desa Sungai Hanyar Kecamatan Kalua.

Karena warga mengira ini adalah babi biasa, maka warga mengurungnya. Namun alangkah kagetnya saat babi yang dikurung itu mendadak hilang dari kurungan yang sudah dikunci warga.

Lalu tambahnya ada informasi lagi babi itu ditemukan di Kalua tapi belum tahu persis di mana lokasinya.

Sontak, kabar ini memicu komentar dari para netizen, seperti:
“Please jangan dibunuh antar aja ke pemilik kasih kesempatan bertobat dan kasih dia notice.“, ujar Saso Sonja.

Namun ada juga netizen yang mengatakan bahwa babi ngepetnya terlalu kecil:
“Babi ngepwtnya kok kecil ea. Padahal kalau aku liat babi itu sedikit lebih besar. Mukanya mirip manusia setengah monyet. Bukan menghina tapi hanya mengeluarkan apa yang saya fikirkan“, ujar Fitri Yani.

Tapi kebanyakan netizen tidak percaya bahwa itu adalah babi ngepet. Dan ada komentar yang mengatakan babi ngepet itu tidak berwarna putih.
“mosok babi ngepet warnae putih …..?? Kalaudi flm kan babi ngepet warnae koyok CELENG“, ujar Hany Kembali

Nah, apakah babi ngepet itu memang benar adanya? Ataukah itu hanya sekedar mitos yang beredar di masyarakat kita?

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini