Skip to main content

MASALAH DARI KATA "SEBENTAR DAN NANTI"



Masalah, pasti semua orang punya masalah yang berbeda-beda dan sebagian orangpun bisa menyelesaikannya sebelum masalah itu berkembang biak. Dan gua bukan dari seebagian orang itu, masalah yang gua hadapi sekarang berawal dari kata "Sebentar dan Nanti" dan yang akhirnya tidak dapat dibendung lagi, dan menimbulkan masalah-masalah baru lainnya. karena gua selalu menganggap semuanya enteng. Apakah ada solusi?.

Berawal dari dua kata tersebut sekarang gua berada dalam masalah yang belum bisa gua selesaikan. Gua sudah pernah coba untuk lari dari masalah itu tapi percuma masalah itu terus membanyangi gua dimanapun dan kapanpun, dan hasilnya masalah itu gak berkurang malah bertambah banyak dengan variasi yang berbeda-beda.

Gua sempat putus asa, karena gak ada satu solusipun yang gua dapat. dan pada akhirnya gua baru sadar arti kata dari "JUJUR PADA DIRI SENDIRI". Dari situ gua terus berpikir apa benar dengan begitu masalah gua bakal terselesaikan gitu aja.  

Ternyata awal dari penyelesaian masalah adalah "JUJUR PADA DIRI SENDIRI" dengan begitu gua bisa berpikir tenang buat merancang rencana yang bakal gua ambil. dan ternyata rencana itu sangat sederhana, gua cuma harus menghadapi masalah itu untuk mengenali, menetapkan, mengexplorasi, ambil tindakan dan lihat kebelakang and all my problems has be solved.

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini