Skip to main content

Jika Seorang Pria Serius Mencintaimu, Dia Pasti Akan Melakukan 5 Hal Ini





Sebelum memutuskan untuk menikah, seorang wanita harus membuka matanya lebar-lebar untuk melihat apakah si dia adalah orang yang tulus mencintainya. Mari simak 5 hal berikut ini!
1. Lihat apakah dia semakin bekerja keras setelah dia jalan bersama denganmu
Jika seorang pria benar-benar serius pada hubungan yang dijalaninya, perubahan yang bisa langsung dilihat adalah dia akan menjadi semakin rajin bekerja karena dia ingin memberikanmu sebuah komitmen yang serius dengannya. Karena komitmen inilah, dia mempunyai motivasi untuk bekerja lebih keras.
2. Dia akan berusaha mencoba mengerti apa yang kamu suka walaupun sebenarnya dia tidak tertarik sama sekali
Jika si dia benar-benar mencintaimu, dia pasti akan berusaha untuk membuang egonya dan mencoba untuk mengerti hobimu, keluargamu dan lain-lain. Walaupun seringkali dia sama sekali tidak tertarik, tetapi karena orang yang dicintainya menyukainya, dia pun rela untuk mencobanya.
3. Lihat apakah dia mulai menabung dan mengatur keuangannya sejak kalian mulai berpacaran
Jika si dia serius terhadap hubungan kalian, dia pasti akan banyak memikirkan tentang masa depan kalian dan tentunya dia pasti sudah mulai mempersiapkan kehidupan kalian berdua di masa depan.
4. Lihat apakah dia pernah melakukan hal yang gila bersama denganmu
Pria yang pendiam atau pemalu sekalipun jika sudah benar-benar mencintai seorang wanita, pasti pernah melakukan hal yang gila dengan orang yang dicintainya sekali.
5. Lihat apakah dia berusaha merubah sifat buruknya yang tidak kamu sukai
Apabila si dia benar-benar serius terhadap hubungan kalian dan tulus mencintaimu, dia pasti akan selalu menghargai setiap dari perkataanmu. Dia pasti berusaha merubah sifat buruknya yang sangat tidak kamu sukai karena dia takut kamu tidak bahagia bersamanya

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini