Skip to main content

ASTAGHFIRULLAH!! Pura-Pura Main Ponsel, Ternyata Sepasang Kekasih Ini Berbuat M3sum Di Dalam Kereta


Astagfirulloh,foto sepasang kekasih yang duduk di sudut sebuah kereta MRT di Singapura menjadi perbicangan di sejumlah media sosial negara tersebut.

Dilansir Stomp, Sabtu (2/1/2016), sama seperti penumpang lainnya sepasang kekasih yang tak diketahui identitasnya tersebut duduk sambil memainkan ponsel mereka masing-masing.

Namun, tak beberapa lama, si wanita dengan pakaian s3ksi yang memperlihatkan perutnya berdiri dan menghadap kekasihnya yang kelihatan sangat serius dengan ponsel di tangannya.

Tak beberapa lama, si wanita duduk di pangkuan kekasihnya, lalu si pria yang sudah tak fokus mulai menciumi si wanita hingga ke bagian perutnya.

Hal itu dilakukannya di sudut kereta tepat dihadapan sejumlah anak-anak kecil.

"Mereka berdua tak merasa malu, bahkan sempat tersenyum ke arah bocah-bocah tersebut, sungguh mengerikan melihat apa yang dilakukan pasangan itu,"ujar seorang saksi mata.

Foto tersebut tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan dari netizen Singapura yang mempersoalkan pihak keamanan kereta.

"Dasar tak tahu malu, mana petugas kereta, kok tak melihat pasangan mesum itu,"ungkap seorang netizen.



"Duduk di pojok, pura-pura main ponsel, ternyata itu yang dilakukan mereka,"sahut netizen lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini