Skip to main content

Seorang Satpam Cabuli Adik Ipar

PADANG, (PRLM).- Seorang petugas satuan pengamanan (satpam) berinisial IR (41) ditangkap anggota Polresta Padang, Sumatera Barat, lantaran diduga melakukan pencabulan terhadap gadis di bawah umur.
Kasar Reskrim Polresta Padang AKP Abdus Syukur menjelaskan, berdasarkan laporan pada 10 Februari lalu, pelaku mencabuli adik iparnya yang berumur 17 tahun di daerah Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji.
"Pelaku melakukan asusila yang tidak layak dilakukan. Berkat laporan tersebut, kita tindak lanjuti pada 19 Februari kemarin, kita menangkapnya di kampus tempat dia bekerja," tuturnya, Sabtu (20/2/2016).
Abdus menjelaskan bahwa pelaku telah melakukan tindak asusila itu sebanyak lima kali. Korban juga mendapat ancaman dari IR sehingga perbuatan pelaku sulit terungkap.
"Pelaku mengancam korban jika tindakannya diceritakan kepada orang lain, atau korban akan dibunuh," kata Abdus.
 
Akibat perbuatannya, IR diancam dengan Pasal 76 E jo Pasal 82 RI No35 Tahun 2014 tentang perubahan dan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini