Pembangunan To Cileunyi-Tasikmalaya Terintegrasi dengan Kereta Cepat
Proyek Tol Cileunyi-Tasikmalaya (Citas) yang tengah dipersiapkan pembangunannya akan terkoneksi dengan jalur Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Jakarta-Bandung.
Menurut Kepala Dinas Bina Marga Pemprov Jabar, M Guntoro, akses masuk dan keluar tol tersebut berdekatan dengan transit oriented development (TOD), Tegalluar, Kabupaten Bandung yang menjadi stasiun akhir.
“Tol itu kami mulai di Km 149 Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi). Dekat kawasan pengembangan proyek kereta cepat di Tegalluar dan pusat bisnis baru di Gedebage,” jelasnya di Bandung.
Di kilometer tersebut, katanya, nantinya dibangun simpang susun (interchange) Tol Purbaleunyi untuk mengoneksikan semua kawasan tersebut, termasuk kereta cepat dengan Tol Citas.
Untuk kepentingan tersebut, Pemprov Jabar mulai melakukan pembebasan lahan di Km 149 untuk pembangunan tol sepanjang 126 Km itu. Pemilihan lokasi tersebut juga untuk memudahkan tata ruang.
Pihaknya berharap pembangunan Tol Citas bisa diakselerasi. Dia optimis langkah itu bisa dilakukan. Guntoro mencontohkan konstruksi Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang rampung dalam tempo 30 bulan.
Dalam kaitan itu, pihaknya pada pekan depan akan melakukan pertemuan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dari pertemuan itu diharapkan muncul keputusan signifikan. Terlebih, dia mempunyai informasi bahwa sudah banyak investor yang bersiap menanamkan dananya di proyek tersebut.
Dijelaskan, tol itu akan melewati Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Tol itu juga mempunyai opsi disambungkan ke Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.
Sumber: Suara Merdeka
Comments
Post a Comment