Skip to main content

Pasha Ungu, musibah bagi warga Palu

          Pasha Ungu, musibah bagi warga Palu
         AWChannel666-Sosok Sigit Purnomo Said atau yang dikenal dengan nama Pasha Ungu menjadi sorotan tajam di awal karir nya di panggung politik. Setelah ia memarahi PNS saat upacara, ia kemudian menolak wawancara dari wartawan secara kasar.
Sikapnya ini kemudian mendapat peringatan keras dari Komisi Informasi Pusat (KIP) yang mengingatkan kalau sikap arogan Pasha ini dianggap menutupi informasi kepada publik, ia sudah dianggap melecehkan profesi wartawan

Pasha Ungu, musibah bagi warga Palu

Abdulhamid Dipopramono selaku ketua KIP menyatakan kalau sebagai pejabat publik, kepala daerah baik itu gubernur dan wakilnya, bupati dan wakilnya, walikota dan wakilnya, atau bahkan sampai camat dan kepala desa, tidak boleh menolak untuk diwawancarai oleh wartawan.

Sikap ini ditegaskan karena penolakan Pasha dalam memberi infomasi, sikap arogan ini dianggap menghalang halangi kerja jurnalistik dan menutupi infomasi seperti yang tertuang dalam UU Nomor40/1999 tentang Pers juga melanggar prinsip keterbukaan informasi seperti diatur dalam UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Abdulhamid Dipopramono juga mengatakan kalau sikap Pasha ini adalah musibah bagi warga palu, bagaimana tidak ia dipilih langsung oleh warga Palu, tapi tidak membawa berkah, dengan ketidakterbukaannya mengenai informasi publik ia dituding membawa musibah warga Palu. Apalagi dalam UU KIP ditegaskan kalau publik berhak tahu perencanaan kebijakan publik, pelaksanaan, dan pengawasannya.
Pasha Ungu, musibah bagi warga Palu

Semua orang pasti masih ingat dengan kata kata yang dilontarkan oleh Pasha saat ia diwawancarai oleh wartawan beberapa waktu yang lalu. Abdulhamid Dipopramono mengatakan, ulah Sigit Pramono Said alias Pasha ‘Ungu’ bisa berujung pemberhentian dirinya sebagai Wakil Walikota Palu.

Walaupun sampai hari ini belum ada sanksi yang dijatuhkan kepada Pasha terkait dengan insiden ini, tapi sanksi sosial sudah mulai berjatuhan. Sudah berapa orang yang membicarakan mengenai buruknya sikap Pasha yang seperti ini. Sepertinya ia lupa darimana ia berasal dan bagaimana ia mendapatkan popularitas.

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini