Mavla sudah lepaskan
Mavla sudah lupakan
Mavla sudah jangan ingat lagi
Saat tangan ini mulai menari di pipimu dan terusmenlusuri seluruh tubuhmu , tanganku mulai menari di sebuah bukit yang membuatmu terus metrasa keeanakan dan di temani dengan dentuman melodi indah yang ku putar dalam sebuah radio busuk yang membuatku semakin bersemanagt menari dalam tubuhmu , aku mulai terlena dengan segalanya
Rancah,4:37
oleh : Ade Wildan Khairana Sudirman
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...
Comments
Post a Comment