BERITA CIAMIS. Dua buah rumah warga di Ciamis pagi tadi, Minggu (13/03) rata dengan tanah. Bahkan tiga orang mengalami luka akibat peristiwa longsor di Ciamis tersebut, salah satunya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius.
Insiden longsornya tanah dari tebing setinggi 50 meter terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Diduga tanah longsor akibat hujan yang mengguyur wilayah itu sejak kemarin sore. Selain itu, tanah yang berada di atas tebing memang telah lama retak.
Kedua rumah yang rata dengan tanah berada di warga Dusun Cileueur RT 04 RW 02 Desa Tanjungsukur Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis. Rumah itu milik keluarga Enjen Zaenal (60) dan Sutiah (60).
Longsoran tanah juga menimbun 13 kolam milik warga dan satu hektar sawah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Warta Priangan di lapangan, saat kejadian di dalam rumah Enjen hanya ada seorang bayi, sedangkan penghuni lainnya tengah berada di luar rumah. Namun bayi tersebut berhasil selamat.
Longsor di Ciamis Hancurkan Dua Rumah Warga, Puluhan Lainnya Terancam
Tapi nahas tiga korban lainnya mengalami luka akibat tanah longsor. Mereka adalah Sutiah, Ejen dan istrinya Emah (65). Bahkan korban Emah terpaksa harus dilarikan ke RSUD Ciamis karena mengalami luka yang cukup serius.
Mendengar informasi terjadinya longsor di Ciamis yang mengakibatkan rumah warga rata dengan tanah, Asisten Daerah II Kabupaten Ciamis, Drs. H Soekiman langsung menuju ke lokasi kejadian. Dirinya mengaku kaget dengan musibah yang terjadi di bumi Tatar Galuh ini.
Dikatakannya daerah ini sudah masuk level waspada saat terjadi retakan tanah sebelumnya. Dan dirinya pun terus menghimbau agar menutup retakan tanah dan mengungsi ke tempat lain.
“Ini 7 kali saya datang ke Rajadesa untuk meninjau bencana di daerah ini. Tapi kali ini merupakan kejadiam luar biasa, longsor mampu meratakan rumah dengan tanah, innalilahiwainailaihi rojiun
Comments
Post a Comment