Skip to main content

Kronologis Gadis Keterbelakangan Mental di Ciamis ‘Digarap’ 3 Pemuda

                 
                         AW Channel 666 - 4 pemuda berinisial Her, Wah, Hend dan Rev mengaku tidak berniat membawa MK (18), gadis yang mengalami keterbelakangan mental, ke sebuah saung (gubuk) di Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Dihadapan polisi, mereka mengaku iseng dengan tujuan membohongi korban saat tengah mencari temannya.
Menurut Kapolsek Cihaurbeuti, AKP Dies Ratmono, Jum’at (04/03/2015), kasus ini berawal ketika MK (korban) berkunjung ke rumah temannya bernama Maya yang masih warga Desa Sukahaji. Saat itu, Maya teman korban, pergi ke luar rumah bersama pacarnya tanpa diketahui MK.
 Kronologis Gadis Keterbelakangan Mental di Ciamis ‘Digarap’ 3 Pemuda
Saat ditinggalkan itu, MK kebingungan dan lantas mencari Maya. Ketika keluar rumah, MK bertemu dengan 4 pemuda berinisial Her, Wah, Hend dan Rev. Dan MK pun menanyakan keberadaan Maya kepada para pemuda itu.
Ketika tahu bahwa Maya pergi bersama pacarnya, lantas 3 dari 4 pemuda itu menawarkan kepada MK untuk menyusul Maya. MK pun setuju.

Ketika di perjalanan, entah kenapa ketiga pemuda yang bermaksud mengantar MK mencari Maya, malah berubah pikiran. Mereka saat itu mengajak MK ke sebuah gubuk. Di tempat itulah diduga terjadi pelecahan dan percobaan pemerkosaan terhadap MK yang dilakukan oleh 3 pemuda tersebut
 Kronologis Gadis Keterbelakangan Mental di Ciamis ‘Digarap’ 3 Pemuda

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini