Skip to main content

Jodoh Itu Perlu Diperjuangkan, Gak Cuma Ditunggu

    Hai kaum cewek yang masih sendiri di dunia ini,
Masih percaya dengan kata orang, "Jodoh itu nggak usah dicari, nanti datang sendiri"?
Percaya deh kalau itu kata orang dulu, zamannya perjodohan masih dibantu dengan usaha orang tua ataupun keluarga. Tapi sekarang, apa kamu masih percaya kalau kamu diam saja, jodohmu bakal datang dengan sendirinya?


Iya, mungkin... kalau kamu beruntung.

Lantas bagaimana kalau kamu nggak beruntung? Apa kamu mau menerima nasibmu begitu saja? Sampai umur 30, 40 ataupun 50 kalau kamu tetap menunggu, kamu nggak akan bisa bertemu jodohmu, kali.
Jodohmu nggak akan sampai ke kamu kalau kamu sendiri nggak berusaha.

 berkenalan

Untuk bertemu dengan jodohmu itu diperlukan yang namanya usaha. Jangan mendefinisikan kata usaha itu dengan mengejar-ngejar cowok sampai harus menjatuhkan harga dirimu. Itu pemahaman yang salah. Usaha di sini maksudnya adalah gimana kamu, para cewek yang memiliki kualitas tinggi dan berharga, bisa memanfaatkan seluruh kelebihanmu untuk membangun relasi dengan orang lain. Nggak sulit kok untuk membangun relasi lebih dulu, ladies. Kamu tinggal menyiapkan dua modal, yaitu keberanian untuk memulai dan kerendahan hati untuk terus menjaga hubunganmu.

media sosial

Media sosial bisa jadi salah satu penolongmu lho. Btw media sosial memberikan kesempatan padamu untuk menjelajahi dunia lebih luas lagi, bertemu dengan orang yang lebih beragam. Kenapa tidak kamu manfaatkan? Kamu bisa mencari sebuah komunitas yang sesuai dengan hobimu. Ikuti pertemuannya, jalin persahabatan dengan orang-orang di dalam sana. Atau kamu juga bisa ikut acara seperti pelatihan atau workshop. Kesempatanmu untuk bertemu dengan jodohmu jadi lebih besar kan?

mempersiapkan diri

Nggak ada salahnya kok untuk mempersiapkan dirimu menjadi pribadi yang lebih baik dan menarik. Tapi terlalu sibuk menyiapkan diri juga bukanlah hal yang baik. Mungkin kamu takut tidak akan 'laku' dan berusaha mengubah dirimu menjadi cewek sempurna yang diidam-idamkan kaum Adam? Ingatlah bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna. Semakin kamu berusaha menjadi sempurna, semakin tinggi standarmu terhadap jodohmu. Semakin lelah pula kamu mencari jodohmu. Semakin sedih pula dirimu karena kamu jelas merasa tidak ada lelaki yang ingin bersamamu.

mencintai diri sendiri

Belajarlah menerima dan mencintai dirimu terlebih dahulu. Dengan merasa nyaman akan dirimu, kamu akan mudah terbuka dan bersosialisasi dengan orang lain. Menjadi dirimu sendiri, entah mengapa, mampu mengeluarkan percikan pesona dari dirimu. Lawan jenis yang melihatmu akan kagum betapa kamu bisa menjadi cewek yang apa adanya. Yang menikmati hidupnya, yang memiliki semangat untuk menjalani hidup setiap hari. Menerima dirimu sendiri juga berarti menerima kelebihan dan kekuranganmu. Percayalah ketika kamu bisa menerima kelebihan dan kekuranganmu, kamu pasti juga akan mudah untuk menerima kelebihan dan kekurangan orang lain, ladies.

menerima kelebihan dan kekurangan

Menerima kelebihan dan kekurangan seseorang itu tandanya kamu memiliki kerendahan hati serta tenggang rasa yang tinggi. Ketika ada perbedaan, kamu memanfaatkannya untuk saling bekerja sama, bukan malah memutuskan hubungan. Ketika kamu menemukan kelemahannya, kamu bisa menyokongnya dan menunjukkan pada orang lain itu bahwa kamu ternyata bisa melengkapinya. Ketika kamu tahu kelebihannya, kamu memberikan pujian yang jujur dan tulus. Sehingga mereka pun sadar bahwa kamu menyadari dan menghargai kelebihan yang mereka miliki. Berusaha sebenarnya sesimpel meletakkan egomu dan berani untuk keluar dari zona nyamanmu kok.


pasrah

Kalau kamu diam saja menunggu jodoh, apakah kamu siap menerima kenyataan bahwa kelak kamu tidak akan mendapatkan jodoh terbaikmu dari Tuhan? Di antara miliaran orang di dunia ini, Tuhan sudah menyediakan beberapa orang untukmu. Kamu diberi kebebasan untuk memilih siapa yang layak jadi pendamping hidupmu. Tapi merupakan keputusanmu untuk memilih siapa yang akan kamu jadikan kekasih. Keputusanmu itu tentu diikuti keuntungan yang menjadi berkah dan kerugian yang menjadi risiko ketika kamu menjatuhkan pilihan, ladies.

Well, apakah kamu masih percaya bahwa kamu hanya bisa duduk diam bertopang dagu dan menunggu jodohmu? Jodoh memang nggak kemana-mana, tapi kalau kamu nggak berusaha mencarinya, dia juga nggak akan pernah sampai di depan pintu hatimu. Good luck!

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini