Skip to main content

Hati Memilih Bukan Di Pilih

         Aku adalah salah seorang yang berbeda dari orang yang pernah kamu kenal dahulu , dan aku mempunyai duniaku sendiri tanpa seorang pun yang mengetahuinya , saat itu bertemu dengan mu begitu terkejutnya aku dengan semu yang aku rasakan sendiri tanpa sepengetahuan orang , aku hanyalh debu yang siap terhempaskan oleh angin kapaanpun dan di manapun .
Tapi semua itu berubah dengan setelah semuanya ku curahkan semua perasan ku kepadamu aku tak pernah bias melupakan di mana hari itu berarti bagi hidupku , karna aku mulai berani meluapkan semua perasanku kepada seseorang yang aku anggap itu sangat berharga bagiku , berbagai alasan yang kau lontarkan kepadaku membuatku terpuruk dan tak bia meneruma semua itu , mulai mencitaimu dengan diam , melihat senyumupun aku sudah cukup dan melihat kamu pun hati ini sudah lebih dari cukup.
Mungkin hati akan kembali dan akan menemui hat yang benar2 dengan yang dia pilih , karna hati memilih buka di pilih , saat itu kamu kembali dan kembali bersamaku , hati ini mulai gunda denga semua yang mulai menghatui ku karna bayangan maslalu ku dan maslalu mu , tapi semua itu dapat ku hancurkan begitu saja dengan sebuah keyakinanku untuk mencitaimu dengan sepenuh hati , tawa dan air matamu semunya miliku , aku akan tetap di sini bila kamu yang meminta , aku akan tetap di sini dan selalu disini , 

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini