Skip to main content

Geblek! Masih Berumur 14 Tahun Sudah Menikah Dengan Gadis 10 Tahun

Pada umunya pernikahan dilakukan oleh pasangan yang telah mantang baik dari segi usia, ekonomi, dan lain sebagainya. Tapi tidak untuk dua pasangan asal Iran yang menikah di usia 14 tahun dan 10 tahun.

Dilansir Dailymail, Sabtu (29/8/2015), 14 Agustus 2015 akan menjadi hari yang paling dikenang oleh pasangan yang menghebohkan negeri Iran ini.

Keduanya bisa dikategorikan anak-anak pengantin laki-laki baru menginjak usia 14 tahun sedangkan si pengantin wanita baru berusia 10 tahun.

Pernikahan tersebut secara resmi terdaftar di kantor urusan pernikahan di Iran setelah mendapatkan persetujuan dari pihak berwenang.

Tak hanya itu saja, pernikahan di bawah umur ini juga direstui oleh kedua keluarga mempelai.
Sejumlah foto pernikahan keduanya tersebar di berbagai berita online dan media sosial di Iran.

Berdasarkan peraturan pernikahan di Iran kedua pasangan tersebut belum diperbolehkan menikah.
Tapi dengan berbagai alasan dari kedua keluarga mempelai.

Akhirnya pihak otoritas Iran memberikan izin keduanya untuk menikah.

Di Iran perempuan boleh menikah jika usianya sudah 13 tahun dan mendapat izin dari ayah.
Sementara itu, laki-laki boleh menikah pada usia 15 tahun.

Sementara itu dalam foto pernikahan keduanya, terlihat pasangan tersebut amat mesra.
Sang pengantin pria memakai kemeja bewarna ungu yang dipadukan dengan jas bewarna silver.

Sedangkan sang pengantin wanita nampak begitu cantik dengan gaun putih serta tatanan rias dan rambut layaknya pengantin dewasa.

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini