Skip to main content

Duduk Terlalu Lama Dapat Menyebabkan Depresi


Selain berdiri dan berjalan, duduk merupakan salah satu kegiatan yang banyak mendominasi hidup Anda. Sebagian besar aktivitas Anda dilakukan dengan duduk. Bahkan, dalam setiap harinya Anda bisa duduk lebih dari 8 jam. Terlebih saat Anda sedang sibuk dengan pekerjaan yang padat.
Banyak penelitian menyebutkan, ada beberapa dampak buruk akbat duduk terlalu lama, mulai tingginya risiko obesitas, saraf terjepit, sampai terjadinya penumpukkan lemak di pinggang.
Selain itu, merasa ngantuk dan lesu setelah duduk beberapa jam juga merupakan salah satu dampak buruk dari duduk terlalu lama.
Dilansir dari huffingtonpost.com, saat Anda duduk terlalu lama, maka aliran darah ke otak menjadi tidak lancar. Akibatnya, otak Anda mengalami kekurangan darah yang berisi oksigen. Padahal darah sangat bermanfaat, sehingga membuat Anda tetap merasa segar dan bersemangat.
Selain membuat Anda ngantuk, aliran darah yang tidak lancar di otak akibat terlalu lama duduk bisa membuat Anda kurang produktif serta kurang waspada. Bahkan, duduk selama beberapa jam juga akan meningkatkan potensi depresi dalam tubuh Anda, sebab sel otak penuh oleh beban dan menjadi lemot.
Dengan demikian, duduk terlalu lama ternyata tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan fisik saja, namun kesehatan mental Anda juga dapat berpengaruh. Supaya terhindar dari dampak buruk tersebut, lakukan beberapa peregangan ringan ketika Anda duduk, atau melakukan aktivitas fisik seperti jalan-jalan berkeliling ruangan

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini