Skip to main content

BLACKBERRY UCAPKAN "SELAMAT TINGGAL" PADA DUNIA SMARTPHONE?

           
Pakar analis dari TD Securities, Daniel Chan memprediksi bahwa produksi hardware BlackBerry telah sampai pada masa akhir. Dimulai dengan gagalnya BlackBerry dalam memperkenalkan perangkat Android dengan harga terjangkau di MWC 2016 lalu, Chan mengatakan bahwa ini adalah tanda bahwa manufaktur yang pernah menjadi raksasa teknologi tersebut akan menghentikan bisnis mereka di dunia smartphone.
November tahun lalu, BlackBerry memperkenalkan perangkat Android pertama mereka, BlackBerry Priv. Di saat yang bersamaan, terdengar pula rumor yang menyebutkan model smartphone Android kelas menengah dengan kode nama Vienna. Memasuki Januari 2016, John Chen sempat mengatakan bahwa sebuah perangkat Android baru akan diluncurkan di akhir tahun ini.
Beberapa waktu lalu, disebutkan bahwa Facebook akan mengakhiri dukungan mereka pada BlackBerry 10, mengikuti jejak WhatsApp. Sementara itu, smartphone dengan sistem operasi BlackBerry telah berakhir. Harapan terakhir para penggemar BlackBerry adalah smartphone Vienna, itu pun bila Chen berniat untuk meneruskan proyek smartphone Android mereka.
Daniel Chan menyatakan BlackBerry akan terlepas dari beban dan derita bila benar-benar melepaskan pasar smartphone dan berfokus pada bisnis software saja. Pembiayaan untuk riset dan pengembangan bisa ditekan jauh lebih besar dan BlackBerry punya kesempatan untuk meraup keuntungan yang lebih besar. Apa lagi saat ini para rival di dunia Android telah melesat, meninggalkan BlackBerry yang baru saja mengadaptasi sistem operasi buatan Google ini.
Apakah BlackBerry bakal meninggalkan bisnis hardware dan berkecimpung di dunia software sembari mengumpulkan kekuatan untuk sesuatu yang baru? Ikuti terus perkembangan informasinya, hanya di Gopego.

Comments

Popular posts from this blog

REVISI MAKALAH HUBUNGAN FILSAFAT BAHASA DENGAN LOGOSENTRISME

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Semenjak zaman Yunani kuno filsafat telah menjadi perhatian pokok para filsuf sebagai dasar pijakan untuk memandang segala sesuatu termasuk bahasa. Bahasa telah menjadi topik menarik sepanjang sejarah bagi para filsuf, dapat dikatakan perhatian filsafat terhadap bahasa saat ini sama agungnya dengan “ being” (yang ada) dalam filsafat klasik dulu. Logos atau bahasa menjadi prinsip alam semesta dan menjadi prinsip pertama dari pengetahuan manusia. Seiring waktu para filsuf menemukan bahwa bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan konsep-konsep analisa yang menjadi tugas utama filsafat. Keterpusatan para filsuf terhadap bahasa inilah yang kemudian dinamakan dengan “logosentrisme”. Eko Ari Widodo dalam Jurnal Oka Antara edisi ke-4, tahun 2009 menjelaskan bahwa logosentrisme adalah sebuah sistem metafisik yang mengandaikan adanya logos atau kebenaran transendental dibalik segala hal yang tampak di permukaan atau segala hal y...

Sejarah Desa Rancah

          Menurut cerita dari para orang tua, Rancah dahulu berbeda dengan Rancah sekarang. Sesuai dengan namanya, Rancah zaman dahulu merupakan daerah yang penuh dengan lumpur (rawa), walaupun tidak semua daerah Rancah berlumpur. Oleh karena itu daerah Rancah cocok untuk ditanami tanaman padi. Disamping daerah rawa, Rancah juga ternyata diapit oleh pegunungan-pegunungan yang sangat luas. Potensi hasil hutan Rancah mungkin dahulu sangat besar. Tetapi lain dulu lain sekarang. Kini Rancah merupakan daerah yang mulai beralih kepada daerah perniagaan. Daerahnya yang sangat strategis membuat semua orang meliriknya untuk menjadikan Rancah sebagai tempat usaha. Pegunungan yang dahulunya penuh dengan pepohonan, kini sudah mulai berubah menjadi tempat pemukiman masyarakat yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Kalau melihat sejarah ada kemungkinan masyarakat Rancah dulunya adalah penganut Animisme dan dinamisme serta ajaran Hindu Budha. Hal ini dapat dibuktikan de...

Hujatan

      Hari ini musik banyak dihujat. Beberapa kawan dekat saya yang dulu aktif bermusik, kini bahkan bilang ia haram. Tapi musik adalah objek, ialah benda mati yang dihidupkan manusianya. Sama dengan pena diberikan kepada revolusioner maka mampu memerdekakan sebuah bangsa; diberikan kepada psikopat, ia menjelma senjata pembunuh yang bahkan mampu menggorok bayi yang tak berdosa pun.              di saat ku menyadari di sini